Sisi Gelap Valentine's Day

Ghiboo.com - Februari, katanya si bulan cinta. Ya, memang tepat karena adanya hari valentine yang jatuh setiap tanggal 14.

Cinta menjadi sebuah topik yang tak pernah habis dikupas. Jatuh cinta juga membuat seseorang mendadak romantis, merasa bahagia dan ceria selalu. Sayangnya, cinta tak hanya sebatas itu.

Jatuh cinta bisa sakit dibuatnya. Namun, bisa juga menjadi obat ajaib yang luar biasa bagi kesehatan.

"Cinta dan keintiman adalah akar dari apa yang membuat kita sakit dan apa yang membuat kita baik, apa yang menyebabkan kesedihan dan apa yang membawa kebahagiaan, apa yang membuat kita menderita dan apa yang menyebabkan penyembuhan," tulis Dean Ornish, MD, dalam bukunya Love & Survival: the Scientific Basis for the Healing Power of Intimacy.

Keistimewaan Jatuh Cinta
Berada dalam sebuah jalinan hubungan memang baik untuk kesehatan dan kebahagiaan. Para ahli percaya bahwa rasa cinta dapat memperpanjang umur, menangkal stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, melindungi dari flu, menumpulkan respon terhadap rasa sakit, mempercepat penyembuhan luka dan mencegah demensia di usia tua.

Bahkan, peneliti mengungkapkan pasangan bisa mempengaruhi sebuah kebiasaan, seperti penggunaan alkohol, rokok, narkoba. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pria dan wanita yang menikah mengalami penurunan penggunaan ganja, kokain dan minuman alkohol dibandingkan sebelum menikah.

Cinta dan Sisi Gelapnya
Di hari valentine, banyak pasangan berpegangan tangan dan bertukar ciuman, menciptakan api cemburu bagi mereka yang lajang. Namun, cinta bisa menjadi racun dalam tubuh, yang akhirnya membuat Anda sakit, baik secara emosional, mental dan fisik. Tak percaya?

Stres
Kebanyakan pasangan mengaku frustasi karena menghabiskan banyak waktu dan uang untuk mempersiapkan rencana romantis nan berkesan di momen tertentu dengan pasangan.

Ketika seseorang tidak melakukannya dengan benar, bisa menyebabkan stres. Pada akhirnya menyebabkan perasaan sakit hati, kecemasan dan mungkin menyebabkan pertengkaran dalam hubungan. Penelitian juga menunjukkan bahwa stres memicu sejumlah penyakit kronis, seperti jantung dan hipertensi.

Penyakit seksual menular
Anda mungkin mengharapkan hadiah sekotak coklat, bunga, atau boneka di hari valentine. Namun, ada pula yang 'menghadiahkan' HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.

"Asmara cenderung mengarah pada seks dan peningkatan penyakit seksual menular, terutama pada anak muda," jelas Adina Nack, profesor sosiologi di Universitas California.

Bikin jatuh sakit
Orang yang dimabuk cinta biasanya sulit tidur, tidak nafsu makan bahkan tak fokus kerja. Cinta bisa menaikan tingkat bahan kimia neurotransmiter (phenethylamine, dopamin, norepinefrin dan oksitosin) dalam tubuh, yang membuat Anda begitu mendapat banyak energi dan merasa senang.

Sayangnya malah memberikan efek samping seperti mual, sulit tidur, penurunan berat badan, nyeri dada, sakit kepala, detak jantung kencang hingga sulit konsentrasi.

0 komentar "Sisi Gelap Valentine's Day", Baca atau Masukkan Komentar

Posting Komentar